Kelebihan dan Kekurangan OPPO A15s
Teknologi

Kelebihan dan Kekurangan OPPO A15s

Keunggulan OPPO A15

Filmelpasado – Setidaknya ada lima poin keunggulan yang menjadi daya tarik OPPO A15. Apa keuntungan ini? Dengarkan di bawah ini:

1. Tubuh ringan Light

Penggunaan plastik polikarbonat kembali menjadi mode. Bahkan, dalam beberapa tahun terakhir, produsen ponsel berlomba-lomba memasok logam, aluminium, dan kaca. Tidak ada pengecualian untuk telepon dasar.

OPPO A15s dihadirkan sebagai ponsel yang juga mempopulerkan material polikarbonat untuk bingkai dan penutup belakang. Polikarbonat kurang tahan dibandingkan aluminium. Namun, bahan ini secara signifikan lebih ringan dan memiliki daya tahan lebih besar daripada kaca. Selain itu, harga bahan polycarbonate juga relatif murah dibandingkan kaca atau aluminium.

Bahkan memegang OPPO A15s untuk waktu yang lama tidak akan menyakiti tangan Anda. Pasalnya, bobot ponsel berdimensi 164 x 75,4 x 7,9 mm ini selalu kurang dari 200 gram. Tepatnya, itu adalah 177 gram. Selain itu, kesan stylish juga didapatkan dari bodinya yang ramping dengan pilihan warna stylish: Dynamic Black dan Mystery Blue. Kedua warna tersebut cerah, tidak meninggalkan sidik jari, dan tidak terlalu licin.

2. Tampilkan OK

Tampilan di layar OPPO A15 tidak terlalu istimewa. Resolusi panel IPS selalu HD+ (720 x 1600 piksel) saja. Sedangkan refresh ratenya juga mantap, 60Hz.

Meski begitu, Anda tidak akan kesulitan menonton konten di layar 6,52 inci bahkan di luar ruangan. Hal ini dikarenakan rata-rata kecerahan layar OPPO A15 yang cukup tinggi di kelasnya yaitu 480 nits.

Selain kecemerlangan yang bisa dibanggakan, layarnya dilapisi Gorilla Glass 3. Jadi Anda tidak perlu khawatir layar akan tergores saat Anda menyentuh kunci kendaraan di saku celana Anda. .

3. Kamera depan

Kamera depan adalah perbedaan pertama yang jelas antara OPPO A15 dan OPPO A15. Resolusi kamera depan OPPO A15s meningkat menjadi 8 MP, 3 MP lebih banyak dari pendahulunya. Tak hanya itu, diafragma yang disediakan OPPO juga diperbesar.

Dari f / 2.2 yang asli, sekarang menjadi f / 2.0. Perpaduan resolusi dan diafragma yang diperbesar berpotensi membuat output gambar yang dihasilkan kamera depan OPPO A15 semakin elegan. Selain itu, mendukung pemrosesan perangkat lunak AI Beautification. Selain itu, lensa yang digunakan oleh kamera depan adalah tipe 5P yang cukup bagus. P mewakili elemen lensa, semakin tinggi angka di depannya semakin baik.

4. Memori yang lega

Bukan hanya kamera depan yang membuat perbedaan. Namun, juga sektor penyimpanan internal dan RAM. Sementara OPPO A15 hanya dibekali storage 32 GB dan RAM 3 GB, pendahulunya lebih lega dengan memori internal 64 GB plus RAM 4 GB. Anda juga tidak akan ragu untuk memasukkan beragam game dan aplikasi di OPPO A15.

Juga dengan koleksi foto-foto di berbagai momen tak terlupakan. Jika masih kurang 64 GB, Anda bisa memaksimalkan kapasitas penyimpanan dengan slot microSD khusus, yang juga dikenal sebagai kartu SIM ganda terpisah. Ponsel ini dapat dipasang dengan kartu microSD hingga 256 GB.

Sementara itu, peningkatan ukuran RAM berdampak pada kemampuan multitasking yang lebih andal. Membuka beberapa aplikasi secara bersamaan lebih cepat dan tanpa beban.

5. Sistem navigasi dan Wi-Fi

OPPO A15s mendukung lebih banyak sistem navigasi daripada OPPO A15. Selain GPS, A-GPS, GLONASS dan BDS, OPPO A15s juga mendukung GALILEO. Kompatibilitas dengan beberapa sistem navigasi membuat ponsel ini lebih tenang dalam situasi terburuk.

Misalnya, ketika satelit yang digunakan oleh salah satu sistem navigasi ini terganggu, telepon secara otomatis terhubung ke sistem navigasi lain yang sudah siap. Sementara di sisi konektivitas WiFi, OPPO A15s sudah mendukung WiFi generasi kelima yang juga dikenal dengan WiFi AC.

WiFi 5 yang beroperasi pada frekuensi 5 GHz, tidak lebih cepat dari generasi sebelumnya (2,4 GHz). Namun, koneksi internet menggunakan WiFi 5 memiliki latensi (ping) yang lebih rendah. Latensi rendah akan membuat koneksi lebih stabil. Alhasil, Anda akan terhindar dari lag saat bermain game online.

Kekurangan OPPO A15

Tidak ada produk yang bebas dari cacat. Poin-poin berikut dapat dijadikan catatan khusus saat mengambil keputusan untuk membeli atau tidak.

1. Pengisian baterai lambat Slow

Memiliki baterai berukuran 4230mAh adalah hal yang baik untuk ponsel saat ini. Kapasitas tersebut cukup untuk ponsel digunakan seharian oleh pemiliknya. Sayangnya, kapasitas baterai yang cukup tidak diimbangi dengan teknologi pengisian daya yang baik.

Chipset MediaTek P35 yang terpasang pada motherboard OPPO A15s mendukung teknologi pengisian cepat. Hanya OPPO yang memilih untuk tidak mengaktifkan teknologi tersebut. Adaptor yang disertakan hanya 10V 2A, juga dikenal sebagai 10 watt.

Kondisi seperti itu memaksa Anda untuk memiliki kesabaran ganda saat menunggu baterai OPPO A15s terisi penuh. Sebagai ilustrasi, situs Gizmology menunjukkan bahwa waktu pengisian daya OPPO A15 (kapasitasnya sama dengan A15) mencapai maksimal tiga jam.

2. Port USB lama

Sebenarnya tidak ada masalah krusial ketika ponsel masih menggunakan port microUSB Type B. Hanya OPPO A15s yang terlihat ketinggalan zaman dengan perangkat lain yang telah beralih ke USB Type C. Beberapa laptop baru bahkan telah mengganti colokan adaptor ke USB Tipe C

Kondisi ini bisa menjadi masalah ketika Anda kehabisan baterai dan lupa membawa charger. Anda juga tidak bisa meminjam charger teman karena port yang digunakan berbeda. Selain itu, bentuk port microUSB tipe B yang berbeda dari atas dan bawah cukup berisiko. Jika Anda tidak hati-hati mencolokkan kabel ke belakang, port ponsel bisa langsung rusak.

3. Chipsetnya agak tua

Chipset MediaTek Helio P35 sudah menggunakan delapan core dan dibuat dengan proses manufaktur 12nm. Chipset ini cukup efisien dalam konsumsi daya. Namun, jika melihat periode peluncurannya, Helio P35 terlihat agak ketinggalan zaman.

Chipset ini diumumkan pada kuartal pertama tahun 2019. Beberapa ponsel yang mengandalkan MediaTek telah pindah ke chipset entry-level yang lebih baru, yaitu seri G. Seperti Helio G35 yang mulai dijual pada kuartal kedua. . mulai tahun 2020. Chipset terbaru ini jelas lebih bertenaga dibandingkan Helio P35.

Berkat pengujian Antutu 8 yang dilakukan oleh situs nanoreview, Helio P35 hanya mencatatkan skor GPU 13274, sedangkan Helio G35 mencapai 13274. Angka tersebut mungkin memberikan sedikit gambaran bahwa Helio P35 tidak cocok untuk bermain game berat. Meski begitu, game seperti Mobile Legend, PUBG Mobile, dan Free Fire tetap bisa dimainkan dengan pengaturan grafis yang wajar.

4. Sensor minimum

OPPO A15s hanya dilengkapi dengan accelerometer, sensor jarak dan pemindai sidik jari. Sensor penting lainnya seperti sensor cahaya, sensor gyro, dan sensor kompas masih belum ada. Tidak adanya sensor cahaya membuat perlunya mengatur kecerahan secara manual saat melintas dari luar ke ruangan atau sebaliknya. Sementara itu, ketiadaan sensor gyro dapat memengaruhi pengalaman saat memainkan beberapa game.

Terutama game yang menggunakan orientasi ponsel untuk menimbulkan gerakan. Meski begitu, masih memungkinkan untuk memainkan game seperti PUBG Mobile di ponsel tanpa sensor arus. Hanya saja semua gerakan (bahkan saat membidik musuh) ditentukan oleh kelicikan jari Anda mengetuk layar. Kurangnya sensor kompas berarti Anda harus selalu terhubung ke internet saat ingin mengetahui arah mata angin.

5. Tidak ada kamera ultra lebar

Beberapa orang mungkin memilih lensa ultra lebar daripada lensa makro. Sebab, masyarakat Indonesia yang memiliki budaya masyarakat akan lebih memilih mengabadikan momen bersama teman dalam jumlah banyak.

Hal ini dapat kompatibel dengan kamera belakang dengan lensa ultra lebar. Sementara itu, lensa makro OPPO A15s hanya diperuntukkan bagi mereka yang suka mengambil foto close-up objek kecil, seperti bunga atau semut. Minimnya kamera ultra-wide juga menjadi kendala OPPO A15.

Pasalnya, dalam kategori harga yang sama (Rp 1,9-2,3 juta) kompetitor Anda bisa menghadirkan kamera. Sebut saja Xiaomi Redmi 9, Xiaomi Redmi 9T, realme C15, realme C15 Holiday Edition, realme narzo 20, hingga Samsung Galaxy A12. Keenam HP tersebut tentu tidak bisa dianggap remeh.

Ini karena semuanya mendukung teknologi fast charging, USB Type-C (kecuali realme C15 dan C15 Holiday Edition) dan menggunakan chipset yang lebih baru. OPPO A15s bukan ponsel segala medan untuk semua orang.

Ponsel ini mungkin cocok bagi mereka yang mengutamakan penampilan dan menikmati alam bebas, namun tetap fungsional untuk penggunaan sesekali. Dibanderol dengan Harga Sekitar Rp 2,3 Jutaan, Mampukah OPPO A15 Merebut Hati Orang.

Refensi : Berita Teknologi Terbaru

Anda mungkin juga suka...